PROTECT YOUR FAMILY GET QUOTE
Life Insurance
Mortgages
Buy to Let Mortgages
Private Medical Insurance

Kabar gembira bagi pemilik blog dengan domain berbayar (.net .com .info .name .web.id .org)

Bersyukur banget kamu punya blog dengan domain berbayar (.net .com .info .name .web.id .org) Soalnya aku mau menyampaikan informasi penting yang belum diketahui oleh semua orang, mengikuti saranku ini bisa membuat kamu sedikit bernafas lega bahkan mungkin pensiun dalam mencari pundi-pundi dollar dengan kerja keras (bahkan terkadang spaming). Pagi-pagi buta (23-07-2008) teman kuliahku Permana ngasi tau bahwa dia sudah dapet bukti, uang sudah dikirim ke paypalnya sebesar 15 Poundsterling. Aku sebenarnya nggak percaya, tapi berhubung dia temen kuliahku, aku banyak belajar dari dia tentang ngeblog dari tutorial ngedesain blog hingga setting domain untuk blog, akhirnya aku percaya dan jadinya ikutan dech. Nah, disini aku gantian mau ngajakin kamu. Lanjutkan bacanya yach..

Archive for August 12th, 2008

Tuesday, August 12th, 2008

Selasa, 14 Mei 2008 adalah hari terakhirku menghabiskan waktu bersama teman-temanku. Setelah siang hari kami capek keliling keraton, water castle, benteng (apalah namanya gw juga ga hapal), pasar ngasem, dan ke soping, kami pun memutuskan untuk bertemu kembali untuk sekedar ngopi-ngopi di cafe.

Jam 9 malam kami pun keluar. Aku, Intan dan Bagus mungkin tidak sempat untuk tidur atau sekedar istirahat, hanya Jannu yang bisa melakukannya walau cuma diberi waktu sedikit. Berhubung kami semua belum makan, ya kami makan terlebih dahulu. Setelah itu baru kami memutuskan untuk pergi ke alun-alun kidul. Tidak seperti biasanya, kali ini Intan yang menggoncengku, sedangkan Jannu menggonceng Bagus. Bagus sedang menghadapi sesuatu gitu sepertinya dan tidak bersedia membagi kepada kami. Ya sudahlah gpp, hanya Intan yang selama ini dekat dengannya, semoga Intan bisa membantu meringankan persoalan apapun yang dihadapi Bagus.


Di jalan, aku dan Intan sempat nyasar. Bukannya menuju ke alun-alun kidul, kami malah sampai di alun-alun utara. Wah.. itu gara-garanya di perjalanan kami kehilangan cowok-cowok itu, terlebih lagi kami sempat ngobrol tentang mantan pacar. Untungnya Jannu dan Bagus segera menemukan kami, syukur deh dan segera menunjukkan arah yang benar menuju alun-alun kidul. Satu kalimat yang ku katakan pada Intan pada saat itu, “Lain kali kita nggak usah ngomongin tentang mantan pacar lagi ya, In. Daripada nyasar”. Hehehe… ^_^

Di alun-alun kidul Bagus masih sibuk berkutat dengan ponselnya, kami tidak berani mengganggu. Aku pun juga akhirnya tidak jadi untuk berjalan melewati kedua pohon beringin dengan mata tertutup. Ah, aku tidak percaya keinginan bisa terkabul. Secara logika sih gampang untuk melewati pohon itu, asal berjalan perlahan dan yakin bahwa arah kita lurus. Namun nyatanya, banyak orang yang tidak berhasil melakukannya. Ada sih keinginan yang aku pikirkan saat itu dan berharap bisa terkabul, apa itu? Aku ingin bisa bersama-sama mereka pergi liburan ke Gunung Bromo, atau setidaknya aku diberi umur panjang agar bisa liburan di Jogja lagi bersama mereka. Oh ya, setelah puas berjalan bertiga melewati kedua pohon itu dengan mata terbuka (hehehe.. bukan mata tertutup), kami pun duduk sambil mendengarkan alunan lagu yang dibawakan oleh mas-mas pengamen setempat. Ih.. lagunya nggak banget deh yang direquest oleh mereka bertiga, Main Hati - Andra and The Backbone. Masnya sih nggak bisa lagunya Afgan atau lagunya Marcell yang judulnya Ku Tak Mendua, jadinya aku setengah hati gitu mendengarkan. Sorry ya mas, gak ikut nyumbang berupa uang, cukup terima kasih aja

Semuanya berjalan lancar sampai akhirnya kejadian yang tidak mengenakan terjadi. Di Kedai Kopi, sebuah cafe kecil yang dilengkapi fasilitas free wifi, terjadi guyonan yang diluar batas menyebabkan Intan jadi cemberut dan bete. Gara-garanya Intan memesan Ginger Tea alias Teh Jahe. Kami mentertawakan dan mencela Intan habis-habisan, pasalnya nggak di angkringan nggak di cafe, minuman yang dipesan Intan tuh selalu jahe. Maksud kita, mbok yo kalo di cafe pesanannya menyesuaikan tempat. Kan ada kopi, kalo nggak suka kopi bisa diganti cokelat panas. Minuman cokelatnya sumpah enak banget, bikin ketagihan. Pelecehan itu tidak hanya sampai disitu, Jannu sebagai provokator makin menjadi-jadi saat teh jahe yang dipesan Intan ternyata tidak enak. Nah dari situlah akhirnya Intan menjadi diam dan bete. Karena suasanya sudah tidak enak lagi, yang tadinya tujuannya ke cafe untuk ngobrol-ngobrol akhirnya menjadi diem-dieman. Kami pun memutuskan untuk pulang, Jannu mengantarku sampai ke hotel. Kami sepakat untuk bertemu di lobi hotel, karena Intan dan Bagus pergi karena ada keperluan sebentar.

Di tengah perjalanan, Bagus dan Intan terkena musibah. Ban motornya Intan bocor dan tidak ada satupun tempat tambal ban yang buka pada pagi itu. Maklum saja, waktu pada saat itu sudah menunjukkan hampir pukul setengah 2 pagi. Akhirnya sepeda motornya Intan dititipin ke kosnya bagus, lalu bagus mengantar Intan ke hotelku. Tidak bisa dipungkiri lagi Intan menangis sesampainya di hotel. Aku dan Bagus mencoba menenangkan dia, dan berkata semua baik-baik saja, nggak perlu merasa bersalah dengan merasa sebagai penyebab kehancuran malam terakhirku. Sudahlah, aku tidak merasa seperti itu kok. Aku juga minta maaf karena tadi ikut-ikutan ngeledekin Intan, maunya sih cuma bercanda eh tapi malah kebablasan. Jadi, setelah Intan selesai sholat kami langsung balik ke kamar dan tidur. Lumayan untuk tidur yang cuma beberapa jam, karena subuhnya aku mesti bangun agar tidak kesiangan ke stasiun. Tidak dibayangkan betapa lelah dan ngantuknya teman-temanku itu karena tidur cuma beberapa jam.

Terima kasih ya teman-teman, kalian sudah memberikan malam yang sangat berkesan untukku. Terlebih lagi Intan, walaupun kejadian itu tidak disengaja karena musibah dan akibat guyonan yang berlebihan, aku sangat berterima kasih. Soalnya kalau malam itu berjalan lancar, wah mungkin akan terasa biasa-biasa saja.

Hand in Hand
Love is Sent
We Will be Friend
Until The End

Rate this:
2.1

Powered By Wordpress - Theme Provided By Wordpress Theme Contest - Best Kids Books


Matching advertisers with publishers - earn more money from your website today!
SIGN UP